Nasionalisme dan Mahasiswa

  Mahasiswa diharapkan menjadi penggerak semangat nasionalisme terhadap masyarakat. Masyarakat yang masih menunjukkan sikap apatis terhadap perbedaan. Mereka yang terus menolak dan tidak turt mengambil bagian menjunjung tinggi perbedaan. Mahasiswa harus menjadi pejuang yang menyuarakan kesadaran masyarakat pentingnya perbedaan. Bagaimana cara mahasiswa menyadarkan masyarakat pentingnya perbedaan? Mahasiswa dapat menunjukkan dengan cara bertoleransi terhadap perbedaan.
  Kenyataannya, masalah yang dihadapi bangsa saat ini tidak hanya menemukan masyrakat yang bersikap apatis terhadap perbedaan. Mahasiswa yang dianggap sebagai harapan bangsa, menunjukkan sikap tidak toleran kepada perbedaan. Mereka melakukan pembedaan dengan jalan membentuk kelompok-kelompok. Kelompok yang dibentuk berdasarkan: suku, ras, golongan, budaya dan agama. Mereka berasumsi bahwa kelompok yang dibentuk mampu menunjang toleransi terhadap perbedaan. Kenyataannya, kelompok yang ada mengakibatkan adanya penolakan terhadap jumlah anggota yang berjumlah sedikit. Ini membuat mayoritas menganggap dirinya mampu membangun bangsa dibandingkan kaum minoritas.
  Sikap dan pola pikir seperti ini harus segera dihilangkan oleh mahasiswa. Mereka harus memiliki sikap dan pola pikir yang mendukung perbedaan sebagai bagian dari pembentuk negara Indonesia. Para pendiri bangsa  dengan semangat nasionalisme menyatakan bahwa perbedaanlah yang menyatukan bangsa. Ini tercantum di dalam Pancasila sebagai Ideologi bangsa. Pancasila telah mencantum dengan jelas pentingnya pengakuan  dari setiap masyarakat terhadap keberadaan dari perbedaan. Oleh karena itu, mahasiswa harus menjadi pahlawan bagi bangsa yang memperjuangkan nilai nasionalisme terhadap perbedaan.
  

Comments

Popular posts from this blog

PERGI KELUAR BATAS