Mahasiswa adalah ujung tombak perjuangan bangsa, selain karena mahasiswa merupakan tunas-tunas yang dapat mengharumkan dan mengangkat nama bangsa mahasiswa juga dikenal karena inovasi-inovasi dan ide-ide berani yang mampu merubah kehidupan bangsa, baik secara politik maupun industri. Namun belakangan ini banyak sekali mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang sudah tidak peduli dengan negaranya sendiri.
Beberapa faktor yang mempengaruhi hal ini salah satunya adalah kurang dihargainya industri-industri baru yang ada di Indonesia, sebagai contoh pada jaman sekarang banyak sekali calon-calon mahasiswa yang ingin menggeluti industri baik di bidang desain game, animasi, ataupun "CGI" perfilm an. Kurangnya fasilitas pendidikan yang ada ditambah dengan sepinya tawaran kerja dan rendahnya bayaran yang ada menyebabkan para lulusan tersebut "lari" ke negara lain untuk mencari ilmu dan pengalaman kerja dimana mereka dapat mengembangkan karya-karya mereka lebih baik daripada di Indonesia.
Akibatnya, tidak sedikit dari lulusan maupun calon mahasiswa tersebut merasa tidak dihargai oleh negaranya sendiri, hal ini dapat menjadi "stigmata" dan berkembang menjadi stereotip yang membuat calon-calon mahasiswa lainnya menjadi tidak percaya akan Indonesia dan cenderung meremehkan Indonesia yang akhirnya mematikan rasa patriotisme mereka.
Beberapa faktor yang mempengaruhi hal ini salah satunya adalah kurang dihargainya industri-industri baru yang ada di Indonesia, sebagai contoh pada jaman sekarang banyak sekali calon-calon mahasiswa yang ingin menggeluti industri baik di bidang desain game, animasi, ataupun "CGI" perfilm an. Kurangnya fasilitas pendidikan yang ada ditambah dengan sepinya tawaran kerja dan rendahnya bayaran yang ada menyebabkan para lulusan tersebut "lari" ke negara lain untuk mencari ilmu dan pengalaman kerja dimana mereka dapat mengembangkan karya-karya mereka lebih baik daripada di Indonesia.
Akibatnya, tidak sedikit dari lulusan maupun calon mahasiswa tersebut merasa tidak dihargai oleh negaranya sendiri, hal ini dapat menjadi "stigmata" dan berkembang menjadi stereotip yang membuat calon-calon mahasiswa lainnya menjadi tidak percaya akan Indonesia dan cenderung meremehkan Indonesia yang akhirnya mematikan rasa patriotisme mereka.
Comments
Post a Comment