Sekolah… Oh Sekolah…. “Ah… kapan ya, aku bisa libur panjang?? hmmp aku pingin belajar dari rumah, bermain di rumah seharian, ah… pokoknya aku ingin berlama-lama di rumah. Kapan ya? Besok sudah hari senin, waktunya aku masuk ke sekolah” Kata Caca. “Kenapa ya, libur sekolahku tidak lama. Masuknya terlalu cepet, pokoknya aku sebell banget deh.” Kata Caca. “Caca… kamu sudah siapin buku sekolahmu? Besok kamu harus sekolah loh nak.” Kata ibu Caca yang masuk ke kamar Caca. “Eh,ibu. Sudah bu.” Balas Caca.” Ya sudah sekarang kamu tidur ya tapi sebelumnya kamu berdoa dulu. Besok kamu sekolah loh nak.” Kata ibu Caca. “Baik bu, ini Caca mau berdoa lalu setelah itu Caca tidur.” Kata Caca kepada ibu. “Ya… selamat malam nak. Tuhan memberkati kamu.” Kata ibu. Caca pun berdoa dan kemudian dia tertidur dengan sangat nyenyak. Keesokkan harinya. “Ibu… ibu… kenapa ibu tidak membangunkan aku bu?” Aku terlambat ke sekolah nantinya bu. Bagaimana ini bu?” tanya Caca. “Ibu tidak membangunkan kamu,...
Posts
- Get link
- X
- Other Apps
Kantong Merah Di suatu hari, saat natal natal pun tiba. Dina tengah asyik m e nikmati berbagai tamu yang datang di rumahnya. “Selamat hari natal…” “Hallo selamat hari natal…” yah… natal telah tiba, saatnya pergi ke rumah temanku. “Aha… ini saatnya untuk aku mencoba kue buatan ibu temanku.” Kata ku ,dalam hati. “mmm… kue milik siapa yah yang paling enak? Ah…dari pada aku terus berpikir, lebih baik aku mengajak Raymond, Nina, dan Inda saja. Lebih baik, aku bersiap-siap saja. “Dina…Din… ayo sekarang. Sudah waktunya, sebelum terlalu malam.” Kudengar suara Inda memanggil namaku. Huh… utung saja aku sudah selesai bersisap-siap. “Ayo… kamu sudah membawa kantong ajaib?” Tanyaku yang penuh semangat kepada Inda. “Tentu saja aku siap, ayo kita berangkat sekarang.” Kataku kepada Inda. “Ayo.. kita pergi sekarang, eh kita atur dulu mau ke rumah siapa saja?” Tanya Inda padaku. “oh ya… kita ke rumah Raymon saja terlebih dahulu, neneknya kan jago bikin kue.”. “Setuju…, ayo kita ...
Gedung Hijau Kuning
- Get link
- X
- Other Apps
Gedung Hijau Kuning Siang hari yang indah… matahari yang tersenyum cerah. Kuyakin awan hitam tak akan berani menutupi matahari. Ah…. Waktunya sudah tiba…. Saatnya aku pergi bersama dengan teman-temanku. Mataku tertuju pada gedung hijau kuning yang berada di sudut jalan perkotaan. Aku yakin bahwa teman-temanku pun sedang memikirkan hal yang sama denganku saat ini. Baiklah saatnya kupangil…. “Tina….Tina… ayo… sudah saatnya” Teriakkanku memanggil nama sahabatku di jendela kamar rumahnya. Yeah… rumah Tina tepat berada di sebelah rumahku, bahkan aku tak perlu merindukannya saat pulang sekolah. Aku hanya perlu mengeluarkan kepala dari jendala kamarku dan memanggil namanya, tentunya dia akan menyahutku. Heheheh… “Tina… Tina” Aku masih memanggil nama Tina yang sampai dengan saat...
PERGI KELUAR BATAS
- Get link
- X
- Other Apps
Hari ini seisi sekolah dikagetkan dengan jejak kaki dimana-mana, aku tidak peduli karena pasti itu hanya ulah orang iseng. Aku duduk di bangku sekolah yang masih sepi ini, belum ada siapa-siapa di kelas. Aku suka suasana ini karena aku bisa menghirup udara segar, jika banyak orang pasti sudah berebut oksigen segar ini. Oh iya, namaku Tari Mentari jadi tidak salah aku sangat bersinar hehehe. Setiap pagi aku selalu berangkat lebih awal, yang aku temui biasanya hanya Pak Bondan penjaga sekolah. Oh itu Bara sudah datang, ‘Hoiiii, pagi-pagi kok masih lemes gitu sih’ ucapku. Bara merenggangkan tangannya dan menjawab ‘Iyanih, abis begadang semalam nonton bola, gila banget akhirnya Italia menang dong’. ‘Oh ya, seru tuh’ kataku. Bara memang seneng banget nonton bola, kalau ada piala dunia dia ga pernah absen deh. ‘Eh iya Bar, kamu sudah kerja PR Matematika? Nyontek dong’. Hmmm, ‘kayaknya belum deh, aku lupa tau kalau ada PR nanti kalo si Liza datang aku coba tanya deh karena pas...
Tuliskan 2-3 kalimat berikutnya pada posting satu kalimat berikut ini. Tulislah di bagian "comment".
- Get link
- X
- Other Apps
Nasionalisme dan Mahasiswa (2)
- Get link
- X
- Other Apps
Tidak hanya dari segi pendidikan saja yang dapat memajukan bangsa Indonesia. Teknologi merupakan kunci dari majunya sebuah bangsa. Dapat kita lihat bahwa Jepang terbilang Negara yang memiliki teknologi paling canggih. Mulai dari menciptakan transportasi dengan pengendali mobil otomatis , menciptakan pelayan restoran dari robot, dan lain-lain. Hal ini menunjukkan bahwa Jepang adalah sebuah Negara yang sangat maju. Dan tidak dipungkiri lagi bahwa Jepang merupakan Negara yang memiliki pemuda-pemuda genius. Dari contoh di atas, kita dapat meneladani kepintaran dari Negara Jepang dalam hal membuat teknologi canggih. Bagaimana dengan Negara kita Indonesia? Apakah bangsa ini sudah dibilang sebagai Negara yang maju dan memiliki teknologi canggih? Jawabannya tidak. Hal ini dikarenakan kurangnya perhatian dari pemerintah dan kurangnya dukungan dari pemerintah dalam hal teknologi canggih. S...
Topik : Nasionalisme dan Mahasiswa (2)
- Get link
- X
- Other Apps
Rasa cinta kepada Negara menjadi sebuah tanggung jawab yang patut dimiliki oleh setiap warga Indonesia. Kaum muda sebagai penerus bangsa hendaknya telah diajarkan sejak dini untuk memiliki semangat bela negara dan terus melakukan pengembangan diri, menggali potensi sebagai bentuk kecintaan terhadap negara. Bentuk nasionalisme masa kini tentu berbeda dengan yang dilakukan pejuang di masa lalu. Dahulu pejuang lebih banyak mengandalkan kekuatan fisik untuk membuktikan kecintaannya pada negara, namun di era globalisasi ini, pembuktian nasionalisme seharusnya dilakukan dengan terobosan inovatif dan prestasi yang mampu menjadi menginspirasi banyak orang. Masalah yang seolah- olah tidak bisa lepas dari masyarakat Indonesia adalah masalah ekonomi. Mahasiswa sebagai penerus bangsa dituntut untuk berpikir kritis dan berkontribusi positif bagi pembangunan ekonomi bangsa. Tidak lant...